Gianyar(Manggala Online)-Dewan Pimpinan Cabang(DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gianyar mengelar Syukuran, dan Pelantikan Pengurus Anak Cabang(PAC), Pengurus Ranting dan Pengurus Anak Ranting se Kabupaten Gianyar, di Alun Alun Kota Gianyar, Minggu(29/).

Kegiatan itu dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah(DPD) PDIP Bali Wayan Koster, sesepuh , senior partai, fraksi-fraksi baik di pusat, provinsi dan di kabupaten, pengurus DPC, PAC, Pengurus Ranting dan anak ranting, serta kader partai se Kabupaten Gianyar.
Tak itu saja kegiatan ini juga dihadiri para Perbekel, Bandesa Adat, Kelian Adat dan Kelian Dinas se Kabupaten Gianyar.
Acara dimulai dengan Syukuran, oleh Ketua DPC PDIP Gianyar I Made Mahayastra, karena berhasil menerima Penghargaan Leit Star, dimana penghargaan ini diberikan kepada kader PDIP yang memiliki dedikasi, komitmen dan berkontribusi nyata bagi partai.
I Made Mahayastra mengatakan, Penghargaan Leit Star yang dia raih merupakan buah kerja keras, pengabdian di partai PDIP. Hal itu dia lakukan dengan tulus. “Saya bersyukur kerja keras yang tulus saya mengabdi di partai diberikan apresiasi yang sangat tinggi oleh PDIP. Ini menjadi penyemangat untuk berbuat dan bekerja lebih keras lagi untuk kemajuan PDIP ke depan,” ujarnya.
Mahayastra menceritakan, kalau dirinya terjun di PDIP sejak masih kuliah, dengan jabatan sebagai koordinator saksi di Kecamatan Payangan, Pemilu 1999 silam. Selanjutnya dipercaya sebagai Ketua PAC Kecamatan Payangan. Saat Pemilu 2004 dia mencalonkan diri sebagai calon legislatif dan berhasil dengan perolehan suara terbanyak. Dan dipercaya sebagai Ketua DPRD Kabuppaten Gianyar, berturut-turut 2004-2009,-2009-2014, selanjutnya sebagai Wakil Bupati Gianyarsatu periode, 2013-2018. Selanjutnya terpilih sebagai Bupati Gianyar berturut-turut selama dua periode. “Saya tak pernah membayangkan kalau saya bisa mencapai jabatan sebagai bupati. Saya hanya selalu bekerja dan mengabdi membesarkan partai dari pendung yang sangat minim hingga besar seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Dalam kesempatan syukuran tersebut, I Made Mahayastra juga menyampaikan rasa terima kasih dan komitmennya untuk terus bekerja bagi masyarakat.
Penghargaan Leit Star PDIP yang diterima I Made Mahayastra mendapat sambutan meriah dari para pendukung. Karangan bunga dari berbagai kader, pengurus, hingga para sesepuh PDI Perjuangan tampak memadati sejumlah titik di Kabupaten Gianyar. Deretan ucapan tersebut menjadi gambaran kuatnya kebersamaan, loyalitas, dan semangat gotong royong yang terus hidup di tubuh partai.
Ucapan selamat dan dukungan yang mengalir tidak hanya menjadi bentuk perhatian, tetapi juga mencerminkan eratnya ikatan ideologis antar kader di berbagai tingkatan. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa semangat konsolidasi dan kerja-kerja kerakyatan terus bergerak dan menguat di akar rumput.
Menariknya, sekitar 98 persen karangan bunga yang terpasang berasal dari desa adat dan banjar adat yang tersebar di seluruh wilayah Gianyar. Kehadiran ucapan tersebut menjadi simbol nyata dukungan masyarakat adat terhadap pengukuhan struktur partai, sekaligus menegaskan kuatnya hubungan antara partai dengan basis kultural dan sosial masyarakat setempat.
Lebih lanjut Mahayastra, menyampaikan, perhatian dan dukungan tersebut memiliki makna mendalam dalam perjalanan organisasi.
“Momentum ini bukan hanya tentang kegiatan organisasi semata, tetapi tentang penguatan semangat perjuangan kita bersama. Saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh kader, pengurus, dan para sesepuh partai atas ucapan, doa, serta karangan bunga yang telah diberikan. Ini menjadi energi besar bagi kami untuk terus bergerak dan bekerja untuk rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan sesepuh PDI Perjuangan Gianyar sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Gianyar periode 1999 – 2004 , Wayan Ardita, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan partai.
“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh kader PDI Perjuangan di Gianyar. Kami berharap penghargaan ini semakin memperkuat semangat pengabdian dan perjuangan untuk masyarakat,” ujar Wayan Ardita.
Penghargaan Leit Star merupakan penghargaan tertinggi dari PDI Perjuangan yang hanya diberikan kepada enam politisi terpilih. Para penerima dinilai memiliki kontribusi besar serta berperan sebagai Kader Pelopor dalam perjuangan dan penguatan partai di tengah masyarakat.
I Made Mahayastra menjadi satu-satunya Putra Bali penerima penghargaan prestisius tersebut, yang sebelumnya telah diserahkan langsung oleh Megawati Soekarnoputri bersama Prananda Prabowo dalam rangkaian acara Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan pada Januari lalu.
Usai kegiatan syukuran, dilanjutkan dengan pelantikan PAC, pengurus ranting, dan anak ranting se Kabupaten Gianyar oleh Ketua DPD PDIP Bali ayan Koster. Sebanyak 3.298 dikukuhkan di Alun-Alun Kota Gianyar.
Dalam pengarahannya Wayan Koster memuji pengurus PDIP di Gianyar paling kuat di Bali. Pengurus bahkan ada di 542 banjar di Gianyar. “Pengurus adalah ujung tombak partai. Harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Semua harus bersyukur bisa menjadi pengurus partai PDIP,” Koster.
Koster mengharapkan, semua pengurus harus menjunjung semangat menyama braya di tengah-tengah masyarakat. Hindari perbuata-perbbuatan yang bisa mencoreng nama partai.
Bali adalah menjunjung seni dan budaya, karenanya semua kader harus mempu ikut melestarikan seni dan budaya Bali di lingkungan kerja masing-masing. “Setelah dilantik kami harapkan semua bergerak melakukan pendekatan dengan masyrakat, bekerja keras untuk kebaikan masyarakat, nusa dan bangsa.(wir).

Leave a Reply