Gianyar(Manggala Online) –Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia(PERCASI) Cabang Bali, I Nyoman Parta, membuka Turnamen Catur Terbuka, di Krisna Oleh-Oleh, Banjar Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Minggu(10/5). Pembukaan ditandai dengan memainkan bidak catur di depa para undangan, oleh Ketua Percasi Bali I Nyoman Parta didampingi sejumlah undangan terhormat.

Sejumlah 416 peserta mengikuti turnamen ini, berasal dari berbagai daerah di Bali, luar Bali bahkan ada peserta dari luar negeri yakni Rusia, Ukrainea, dan Inggris. Turnamen diikuti kelompok SD sejumlah 104, SMP sejumlah 78, SMA sejumlah 66 dan umum jumlahnya 168. Ada satu Grand Master Dunia asal Inggris Stepen J. Gordon meramaikan turnamen ini.
Dalam sambutannya, Nyoman Parta menyampaikan, terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyiapkan turnamen ini jauh-jauh hari. Pihaknya juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para sponsor yang mensponsori turnamen ini sehingga bisa terlaksana dengan antusiasme peserta cukup tinggi. “Dimana-mana event olahraga pasti tidak bisa lepas dari keberadaan sponsor. Sponsor sangat penting bagi event olahraga. Karena itu, para pengusaha teruslah berkontribusi bagi kemajuan olahraga.Saya berterima kasih kepada pengusaha yang mau menjadi sponsor turnamen ini, “ujarnya.
Parta menuturkan later belakang, mau sebagai Ketua PERCASI Bali. Walau cabang olahraga lain sebelumnya juga memintanya. Setidaknya ada dua alasan dia mau sebagai Ketua PERCASI Bali. Yakni, karena Catur bukan sekadar olah raga. Olahraga catur mampu mengalihkan pengaruh ketergantungan terhadap gadget. “Permainan catur mampu melatih emosi dan mental lebih stabil,” ungkapnya.
Alasan lain karena catur merupakan olahraga internasional. Ada potensi akan melahirkan grand master-grand master. “Setidaknya pecatur yang sempat meraih juara, hidupnya lebih stabil. Seorang pecatur pasti merencanakan hidupnya dengan baik, kapan saatnya bertahan dan kapan saatnya menyerang. “ Jadi mereka memperhitungkan matang-matang sebelum melakukan tindakan apapun dalam kehidupan sehari-hari,” ujar, Anggota Komisi III DPR RI, asal Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini.
Parta pun mengaitkan fenomena kehidupan sosial di Bali belakangan ini. Bali tergolong memiliki jumlah kasus bunuh diri tertinggi di Indonesia. Menurutnya, hal ini karena emosi dan mental yang tidak stabil. Sedikit mengalami masalah, lalu stress dan mengambil jalan pintas bunuh diri. Karena itu, dia mengajak orang tua untuk melatih mental anak-anaknya agar lebih tangguh. Mampu mengelola stress dan menjaga emosi. Salah satunya dengan memasyarakatkan permainan catur bagi anak-anak.
Bagi orang tua yang anak-anaknya sudah berminat dan hobi bermain catur dukunglah. Jika ikut pertandingan support dan dampingi hingga pertandingan selesai. Karena dengan demikian anak-anak akan mencintai permainan catur yang nantinya akan sangat baik bagi tumbuh kembang mental anak-anak yang tahan banting. (wir).

Leave a Reply