Gianyar(Manggala Online)- Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Bali pada Kejaksaan Tinggi(Kejati) Bali, Nyonya Sustini Sumadana beserta jajaran, melakukan kunjungan ke Puri Saren Agung Ubud, Kabuaten Gianyar, Rabu(25/6). Rombongan disambut oleh Nyonya Nani Agus Wirawan yang merupakan Ketua IAD Wilayah Gianyar pada Kejaksaan Negeri Gianyar. Kunjungan tersebut dalam rangka kegiatan wisata budaya ke Kabupaten Gianyar yang dilaksanakan sebagai bagian dari program pelestarian nilai budaya dan penguatan silaturahmi kelembagaan antara Ketua IAD Wilayah Bali pada Kejaksaan Tinggi Bali dengan masyarakat setempat.

Dipilih berkunjung ke Puri Saren Agung, Ubud, karena merupakan salah satu situs bersejarah yang menjadi simbol warisan budaya Kerajaan Ubud. Rombongan diterima dengan hangat oleh pihak pengelola istana, kemudian mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan sejarah dan arsitektur tradisional Bali yang terdapat di kompleks Puri Saren Agung.
Puri Saren Agung dikenal dengan bangunan khas Bali yang didominasi oleh material batu bata merah dan batu paras. Arsitekturnya yang dilengkapi atap dari ijuk atau alang-alang serta ornamen ukiran tradisional menggambarkan cerita-cerita mitologi Hindu dan elemen alam Nusantara, menjadikan kawasan ini memiliki nilai historis dan estetis yang tinggi.
Selain mendapatkan pemaparan sejarah dan informasi mengenai struktur bangunan, Ketua IAD Wilayah Bali bersama jajaran juga disuguhkan pertunjukan tari tradisional Bali yang dibawakan oleh anak-anak binaan di lingkungan istana.
Kegiatan dilanjutkan dengan interaksi langsung berupa pengalaman memainkan gamelan Bali sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pelestarian seni budaya lokal.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat oleh Ketua IAD Wilayah Bali kepada pihak pengelola Istana Ubud sebagai simbol apresiasi dan penghargaan atas kerja sama serta sambutan yang hangat selama berlangsungnya kegiatan.
Melalui kunjungan ini, Ketua IAD Wilayah Bali Nyonya Sustini Sumadana berharap dapat terus memperkuat komitmen dalam mendukung pelestarian budaya daerah serta mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat dan institusi budaya di Bali.(wir).

Leave a Reply