• Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
  • Skip to footer
  • Home
  • About Us
  • Kategori Berita
    • Ekonomi dan Bisnis
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pertanian
    • Sosok
    • Agama, Seni dan Budaya

Manggala Online

Surat Kabar Manggala

Ad example

Anggota Dewan Minta Satpol PP Periksa Ijin Kafe

March 20, 2025 by manggala Leave a Comment

Gianyar(Manggala Online)-Sebagian orang tua yang memiliki anak laki-laki usia SMP dan SMA di Kecamatan Gianyar resah. Anak-anak yang mestinya giat belajar untuk kebaikan masa depan, malah jam belajar dimanfaatkan untuk bersenang-senang di kafe. Keresahan ini disampaikan kepada Anggota DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra, baik secara langsung maupun melalui pesan WhattShap. “Ini pesan aduan mereka kepada saya melalui WhattShap. Banyak sekali,” ujarnya sembari menunjukkan pesan-pesan di layar handphonnya, Rabu(19/3).

Anggota DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra menunjukkan aduan melalui pesan WhattShap di layar handphonya, Rabu(19/3).

Katanya, kalau benar situasinya begini, jelas tidak mendukung visi misi Bupati-Wakil Bupati Gianyar I Made Mahayastra –AA Gde Mayun dimana ingin mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul. Bahkan Bupati akan memberi beasiswa untuk anak-anak yang melanjutkan ke perguruan tinggi. “Saya yakin Beliau(Bupati-Wakil Bupati Gianyar-red) tidak suka dengan situasi seperti ini. Ini akan merusak generasi muda kita,” ujarnya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Gianyar ini menegaskan, Satpol PP mestinya tidak hanya patroli. Tapi menyidak ijin kafe ini. Apakah benar sudah memiliki ijin yang disyaratkan. Katanya, kalau kafe hanya memiliki ijin warung. Boleh menjual  makanan dan minuman. Kalau menjual minuman beralkohol mestinya memiliki ijin restoran dan memiliki ijin penjualan minuman beralkohol. “Soal begini kita tak berbicara izin. Tapi dampaknya bagi anak-anak 3 SMP, anak kelas 1 dan 2 SMA sering terlihat nongkrong di sana. Ada juga keluhan dari warga Blahbatuh ketika bawa dagangan ke pasar Gianyar. Dulu biasa sendiri, sekarang tidak berani. Karena sering ada orang mabuk di sana,” ungkapnya.

Ngakan Putra juga mendapatkan laporan bahwa ada anak kelas 3 SMP di Gianyar yang terpaksa dipindah sekolahkan oleh orangtuanya. Sebab setiap hari minum-minuman keras di sana. “Ada anak sekolah sampai pindah sekolah karena selalu mabuk ke sana. Anaknya tidak bisa dibina lagi oleh orangtuanya. Anak kelas 3 SMP. Ini karena salah pergaulan,” ujarnya.

Baca:   Kejaksaan Negeri Gianyar Terima Kunjungan Inspeksi Umum dari Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan

Terkait kafe remang-remang yang disebut UMKM, Ngakan Putra mengatakan dirinya tak memahami yang dimaksud Watha. Namun yang dirinya lihat, selama ini kawasan tersebut memicu tindak kriminal. “Sejak setahun lalu sudah ada tiga kejadian akibat minum-minuman keras di sana. Perkelahian antar pemuda sampai ada yang meregang nyawa, yang mana itu terjadi setelah mereka minum di salah satu kafe di kawasan tersebut. Tak hanya itu, dari jam 8 malam, trotoar sudah penuh oleh cewek-cewek penghibur. Dan pemiliknya bukan warga lokal, tapi warga luar Gianyar. Tapi bukan saya anti warga pendatang,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Satpol PP Gianyar, I Made Watha mengatakan pihaknya tidak serta merta melakukan penutupan. Meski ada surat peringatan (SP), dari 1, 2 dan 3. Namun selam ini, kata Watha, kafe yang di Kabupaten Gianyar ada yang masuk kategori Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), yang menghidupi banyak keluarga, dan telah mengantongi izin.

“Sebenarnya untuk kafe-kage yang ada di Gianyar sudah pernah kita undang dan dikumpulkan untuk memberikan pembinaan agar yang bersangkutan ngurus izin dengan sistim OSS, setelah cek dan sidak di lapangan, sebagian besar sudah ada ijin/NIB, kafe dengan resiko rendah otomatis bisa beroperasi.

Dan kita menjalan arahan dari pusat untuk mendukung UMKM, karena kafe atau warung untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat sekitarnya,” ujar Watha.

Menurut Wartha pengusaha kafe tersebut selama beroperasi, selalu berkoordinasi dengan desa dinas dan adat setempat. “Satpol PP tidak serta merta bisa menutup, harus diawali pembinaan serta tahapannya. Mengapa banya ada kafe di Gianyar, ya ini kan fenomena dan meningkatkan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitarnya. Namun untuk mengindari hal yang tak diinginkan, kami selalu lakukan patroli,” ujar Watha.(wir).

Baca:   DPRD Gianyar Bahas Raperda Pelestarian Seni Budaya untuk Lindungi Seniman dan Budayawan

Filed Under: Politik dan Hukum

Reader Interactions

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Primary Sidebar

Pencarian

  • Email
  • Phone
  • WhatsApp

Berita Lainnya

BPBD Gianyar Berbagi Kemampuan Evakuasi kepada Prajurit Yonif 741/GN

August 4, 2026 By manggala

Wabup Klungkung Buka FGD Tata Kelola Sampah Berbasis Tri Hita Karana di Semarapura Tengah

August 4, 2026 By manggala

Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Massal di Nusa Penida

August 4, 2026 By manggala

New Suzuki XL7 Resmi Meluncur di Bali:Harga Kompetitif, Selama Pameran Cash Back Rp 15.juta

July 30, 2026 By manggala

Pangdam IX Udayana Resmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Saba

July 30, 2026 By manggala

Footer

Manggala Online

This is an example of a text widget which can be used to describe a particular service. You can also use other widgets in this location.

Examples of widgets that can be placed here in the footer are a calendar, latest tweets, recent comments, recent posts, search form, tag cloud or more.

Sample Link.

Terbaru

  • BPBD Gianyar Berbagi Kemampuan Evakuasi kepada Prajurit Yonif 741/GN
  • BPBD Gianyar Berbagi Kemampuan Evakuasi kepada Prajurit Yonif 741/GN
  • Wabup Klungkung Buka FGD Tata Kelola Sampah Berbasis Tri Hita Karana di Semarapura Tengah
  • Bupati Satria Serahkan Bantuan Ngaben Massal di Nusa Penida
  • New Suzuki XL7 Resmi Meluncur di Bali:Harga Kompetitif, Selama Pameran Cash Back Rp 15.juta

Pencarian

Copyright © 2026 · Manggala Online