Gianyar(Manggala Online)-Bupati Gianyar, I Made Mahayastra melantik 3.941 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Gianyar di Alun-alun Kota Gianyar, Kamis (10/7) pagi. Sebelum dilantik dan mengucap sumpah janji, PPPK berjalan dari Stadion Kapten I Wayan Dipta sampai Alun-alun Kota Gianyar yang dipimpin langsung Bupati Gianyar.

Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengatakan, berjalan kaki dari Stadion Dipta menuju Alun-Alun tempat pelantikan untuk menciptakan momentum dan histori setiap calon PPPK. Karena, setiap langkah kaki merupakan perjuangan dari penantian. “Bayangkan bagaimana beratnya berjalan sejauh itu dengan memakai sepatu hak tinggi. Ini suatu perjuangan yang menjadi kenangan tersendiri,” kata Mahaystra.
Lebih lanjut Bupati Mahayastra mengungkapkan, proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, formasi tahun 2024 tahap 1, telah melalui proses yang cukup panjang. “Saya mengucapkan selamat kepada 3.941 orang yang terdiri dari 395 orang Tenaga Kesehatan, 2.939 orang Tenaga Teknis, 607 orang Tenaga Guru yang telah diambil sumpah janji dan dilantik pada hari ini,” ujarnya.
Mahayastra mengingatkan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji yang dilaksanakan menandakan adanya amanah baru yang diemban. Sebagai bagian dari ASN, dituntut untuk mampu melaksanakan amanah, baik sebagai aparatur negara, aparatur pemerintah dan sebagai abdi masyarakat.
“Saya berharap PPPK yang dilantik hari ini harus menjaga integritas, loyalitas, kejujuran, kreativitas, inovatif dan disiplin serta bertanggung jawab terhadap tugas dan fungsi masing-masing. Saya berpesan, agar seluruh PPPK terus memacu diri untuk tetap berdedikasi dan berprestasi dalam mendukung dan mewujudkan Visi dan Misi Pembangunan di Kabupaten Gianyar,” tegas Bupati Mahayastra.

Saat mengawali sambutan Bupati Mahayastra sempat kecewa lantaran ada calon PPPK yang tidak mengikuti instruksi mengunakan destar merah bagi calon PPPK laki-laki. Mereka yang tidak mengenakan destar merah itu pun tak diijinkan duduk selama bupati memberi sambutan. “Ini kan instruksi ringan kok tak dipatuhi. Saya tidak ingin ada pegawai yang tidak serius. Saya sebagai Bupati sangat serius bekerja siang malam, untuk pembangunan Gianyar. Saya tak ingin ada pegawai yang tidak tidak ikuti instruksi,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Mahayastra juga memanggil calon PPPK yang berhias ke salon. Ada enam orang ibu-ibu yang tidak berhias di salon. Mereka pun dipanggil ke podium. Bupati menanyakan mengapa tidak ke salon. Ibu-ibu pun menjawab karena tidak dapat salon. “Saya memahami betapa kecewanya ibu-ibu ini tak dapat salon untuk berhias. Atas rasa minder ibu-ibu itu, saya beri penganti kekecewaan itu dengan uang Rp 300 ribu rupiah. Semoga bisa mengobati rasa kecewa ibu-ibu,” cetusnya.
Sekretaris Daerah Dewa Gede Alit Mudiarta selaku Ketua Panitia Pengadaan Pegawai Aparatur Sipil Negara, menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari yaitu pertama, pada hari Rabu, 9 Juli 2025 dilaksanakan mejaya – jaya serta sembahyang bersama di Padmasana Kantor Bupati Gianyar, serta pada Kamis, 10 Juli 2025 dilaksanakan kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah janji sekaligus penyerahan Surat Keputusan Bupati Tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahun Anggaran 2024 tahap 1.
“Apresiasi dan terimakasih kami sampaikan atas partisipasi semua pihak yang telah memfasilitasi serta mendukung kelancaran acara pada pagi hari ini,” pungkasnya.(wir).

Leave a Reply