Semarapura(Manggala Online)-Bupati Klungkung I Made Satria dan Ny. Eva Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra dan Ny. Kusuma Surya Putra menghadiri Pembukaan Festival Literasi Kabupaten Klungkung Tahun 2025, bertempat di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, kamis (19/6). Festival Literasi Kabupaten Klungkung Tahun 2025 dibuka secara resmi dengan menancapkan kayonan yang dilakukan Bupati Klungkung I Made Satria, Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, Wakil Ketua DPRD Klungkung Tjokorda Gede Agung dan Ida Dalem Semaraputra.

Bupati Klungkung I Made Satria dalam sambutannya menyampaikan, melalui Festival literasi ini diharapkan mampu menjadi ajang untuk memotivasi siswa dan seluruh elemen sekolah untuk gemar membaca, menulis dan belajar, serta menjadi momentum untuk mencintai seni dan budaya.
Selain itu juga dapat meningkatkan kreativitas generasi muda sehingga bisa menerapkan literasi berbasis inklusi.
“Sosial literasi adalah fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas. Dengan literasi kita mengembangkan kemampuan berpikir kritis, memperluas wawasan dan meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.
Bupati Satria menambahkan, Kegiatan Festival Literasi sangat penting sekali, karena memiliki tujuan yakni untuk menumbuhkan minat membaca pada generasi muda dan seluruh masyarakat Klungkung pada umumnya, serta dapat memberikan kebiasaan yang baik.
“Dengan tumbuhnya minat baca, kedepannya generasi muda dan masyarakat dapat menumbuhkan karakter yang lebih baik,” harapnya.
“Kegiatan seperti ini akan diadakan setiap tahun dan melalui evaluasi, diharapkan konten yang ditampilkan dapat lebih berkualitas”, imbuh Bupati Satria.
Dalam Kesempatan tersebut, Bupati Satria mengajak masyarakat untuk membangkitkan kembali nilai-nilai semangat Dharmaning Ksatria Mahottama dengan mencintai seni budaya di Kabupaten Klungkung.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Komang Wisnuadi melaporkan Festival yang digelar selama 3 hari (19 s/d 21 Juni 2025) di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe mengambil tema ” Makuta Pustaka Mahottama” yang bermakna Literasi adalah mahkota utama kecerdasan menuju Klungkung Mahottama. Dalam penyelenggaraan festival diisi dengan pameran UMKM yang melibatkan 35 UMKM/peserta terdiri dari, UMKM kerajinan 3 stand, UMKM makanan dan minuman 20 stand, stand edukasi 2 stand, stand buku, literasi dan lain-lain sebanyak 10 stand serta POCADI (Pojok Baca Digital).
Pada hari pertama pelaksanaan kegiatan Festival Literasi diisi dengan Lomba Jejak Literasi, Lomba Hasta Karya, Tari Penyambutan garapan SMPN 1 Semarapura, Pengukuhan Duta Literasi, Launching E-Book Saput Agung (Sahabat Pustaka Klungkung), Penampilan Sanggar Gurnita Sandi dan hiburan. (hum).

Leave a Reply